75 Pantun Cinta Kasih Sayang

Jikalau dara terbang melayang,

ikan emas pintar berenang.

Kalau kamu memang sayang,

tentu datang buat meminang.

.

.

.

pantun by Anna Noor Jannah.

Pantun Cinta adalah pantun yang berisikan ungkapan berkenaan dengan perasaan cinta; seperti rindu, kasih sayang, kecewa, bahagia.

Pantun cinta termasuk pantun anak muda lantaran pantun ini umumnya menceritakan pengalaman maupun perasaan anak muda yang sedang dilanda cinta.

kumpulan pantun cinta
Pilihlah agamanya...

Pantun cinta afeksi. Pantun untuk kekasih. Semoga tambah sayang. Dengan membaca pantun ini.

Berikut ini deretan pantun cinta. 4 bait, 50, 100, sampai 1000 bait. Ditulis sepenuh jiwa. Walau terkadang agak sulit.

Membuat pantun cinta yang romantis. Ditemani secangkir teh anggun. Di senja hari yang gerimis. Untuk kamu yang cantik.

Jangan ragu jangan bimbang. Ini bukan pantun gombal. Sekedar pantun berkasih-kasihan. Tentang cinta & afeksi.

Kasih sayang sepasang kekasih. Mesti tumbuh pada dalam hati. Agar cinta tetap kekal. Cinta bersemayam hingga meninggal.

Kasih sayang cinta sejati. Jadikan hayati lebih bermakna. Jauh melangkah kedua kaki. Tetapi terasa sangat bermakna.

Pantun Cinta Kasih Sayang Untuk Cinta Jarak Jauh

Mata latif pada kembali cadar.

Air minuman beralkohol diharamkan,

karenanya poly nyawa melayang.

Meskipun jarak memisahkan,

semua itu bukan penghalang. Kalau ikan pada dalam kolam,

bunga tumbuh pada tengah taman.

Kalau cinta sudah dalam,

jarak jauh terasa nyaman.

Langit biru terlihat sendu,

warna hijau biru & semu.

Jarak jauh tumbuhkan rindu,

ingin selalu dekat denganmu. Burung melayang burung nuri,

hingga sementara waktu pada pohon kenari.

Kasih sayangku amat murni,

misalnya embun pada pagi hari.

Berlabuh orang menunggu,

hendak berlayar ke Siantar.

Kalau jauh terasa rindu,

jika berjumpa terasa sebentar. Ambil bambu buat sembilu,

terbang debu dari cerutu.

Namamu kusebut selalu,

pada doa setiap ketika.

Belajar lukis menggunakan pensil,

mengapa kertas tidak rata.

Semoga engkau berhasil,

meraih segala cita-cita.

Bunga kenangan pada selasar,

hibah dari Raja Tuban.

Kasih semakin sayang akbar,

melihat engkau banyak berkorban.

Patah dahan disambungkan,

hendak hati disatukan.

Kepada Tuhan kita mohonkan,

agar cepat dipertemukan.

Pantun Kasih Sayang Cintaku Hanya Untukmu

Beribu-ribu para pelukis,

hanya satu memakan roti.

Beribu-ribu cewek yang anggun,

hanya kamu di pada hati.

Syair puisi pantun & madah,

pujangga ciptakan sepenuh rasa.

Engkau tetap yang terindah,

pada hidupku sepanjang masa. Surya terbit datanglah pagi,

terbit menurut Tanjung Meranti.

Hanya untukmu cinta ini,

tetap untukmu sampai nanti.

Bunga wangi bernama selasih,

tumbuh liar pada pinggir kali.

Saat dirimu curahkan kasih,

hayati hampa gairah balik . Pinggir sungai poly nipah,

sayang airnya terasa sepah.

Kasih sayang semakin berlimpah,

jadikan hidupku semakin indah.

Anak mini jadi pemayang,

malam hari menonton wayang.

Ketahuilah wahai sayang,

cinta ini penuh afeksi. Pita merah panjang sekilan,

jatuh satu ke dalam rantang.

Cintaku bagaikan rembulan,

dipagari bintang-bintang.

Dari jauh para tamu,

tiba buat mencari ikan.

Izinkan aku mencintaimu,

cinta sepanjang putaran zaman.

Kasih Sayang Tak Pernah Pudar

Sungguh indah Ujung Pandang,

indah jua Kota Pinrang.

Dari awal beradu pandang,

wajahmu terbayang-bayang.

Prajurit jalan berselang-selang,

berkicau keras burung kutilang.

Dari dulu hingga sekarang,

cinta hakiki tak pernah hilang. Gunung Jati anak Rara Santang,

dikasihi juga disayang.

Walau poly godaan datang,

teguh diriku tak pernah goyang.

Tanah ladang niscaya gembur,

lantaran disiram air sumur.

Kasih sayang semakin subur,

laksana benih yg ditabur.

kasih sayang dalam bait bait pantun

Untuk apa menanam ranjau,

Jangan perang engkau semai.

Kasih sayang tumbuh menghijau,

jiwa lapang hatipun damai.

Dongeng usang mengenai peri,

peri menolong sang puteri.

Engkau bagai bunga berseri,

suntingan jiwa bijak bestari. Di Bandar banyak orang,

hilir mudik kanan dan kiri.

Tak kan pudar afeksi,

tambah erat hari ke hari.

Apabila nuri hinggap pada tiang,

ingin melihat ikan menyelam.

Jika hati saling menyayang,

romantis tumbuh siang & malam. Papan rengat dari rawa,

banyak orang ingin membawa

Cintamu hangat di dalam jiwa,

laksana cahaya menurut sang matahari.

Pantun Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Kecantikan pengantin hanya buat kaum perempuan & keluarga.

Pedih bukan sembarang pedih,

pedih tenggorokan makan kolak.

Sedih bukan sembarang murung ,

murung lantaran cinta ditolak.

Pisau diasah di atas palu,

palu mini diangkat ringan.

Inilah kisah paling pilu,

cintaku bertepuk sebelah tangan. Walau batik jadi baju,

namun polos lebih laris.

Walau cantik walau ayu,

namun beliau bukan jodohku.

kumpulan contoh pantun kasih dan sayang terbaru

Suara harimau terdengar sember,

harimau tua tak berkuku.

Walau air mata satu ember,

tidak kan beliau mendapat cintaku.

Sebuah nama punya arti,

mencari nama berhati-hati.

Biarlah saya bersedih hati,

buat beliau yang di hati. Dunia ini amat hina,

bagai si renta yang terkulai.

Pikiranpun galau gulana,

karena kasih yang tak hingga.

Mungkin hendak membeli lurik,

ayam jantan dari Pati.

Mungkinkah ada yg lebih baik,

selain gadis pujaan hati? Anak mini giginya tanggal,

belum tumbuh cambang kumis.

Kuucapkan selamat tinggal,

duhai gadis yang paling cantik.

Batu gosok batu rusa,

buat menggosok wajah muka.

Mungkin esok atau lusa,

akan terobati sgala luka.

Pantun Cinta I LOVE YOU

Api mini berdasarkan tungku,

apinya kecil habis kayu.

Sudah usang kutunggu-tunggu,

kapan kamu bilang I Love You.

Pagi hari berangkat kerja,

untuk mengairi padi di sawah.

Kalau cinta katakan saja,

bilang I Love You itu mudah. Dunia ini hingar bingar,

jangan hingga kamu terpesona.

Telinga ini ingin mendengar,

ketika kau ucapkan istilah cinta.

Lima waktu jangan kurang,

selalu tunaikan sholat sembahyang.

I Love You jangan sembarang,

katakan pada orang yang disayang. Beli jahe beli ketumbar,

potong jahe menggunakan parang.

Ingin bilang jantung berdebar,

jika I love You untukmu sayang.

Depan tempat tinggal tanam lempuyang,

tanah keras dicangkulkan.

Dalam hati segunung sayang,

pada bibir berat mengucapkan.

kalau pantun tentang kasih sayang mesra

Petang hari merogoh kayu,

buat dibentuk sebagai bangku.

Bukan takut bilang I love U,

tapi takut kau menolakku.

Kalau hati sudah buta,

budi baik amat langka.

Kalau memang engkau cinta,

saya pasti kan mendapat. Untuk apa pati geni,

puasalah sinkron syariat Nabi.

Apabila cintamu ikhlas murni,

kuterima sepenuh hati.

Pantun Kasih Sayang Dan Cemburu

Cinta misterius seseorang gadis.

Apa pertanda kapal di samudra,

memberi tanda walaupuh jauh.

Apa indikasi orang jatuh cinta,

bila jauh merasa rindu.

Apa pertanda rumah istana,

semuanya terlihat baru.

Apa pertanda tumbuh cinta,

terasa di dada rasa cemburu. Kue cucur pada dalam loyang,

masih hangat hendak tersaji.

Cemburu pertanda afeksi,

buat kekasih sang pujaan.

Baju baru dari seberang,

Warnanya cantik sangat cantik.

Cemburu jangan sembarang,

cemburu demi kebahagiaan. Bila pulang ke sudut pasar,

mengantri diri mesti tabah.

Bila cemburu lebih besar ,

kasih sayang mampu bubar.

Rumah sehat selalu higienis,

disapu gadis bak seorang dayang.

Ini pantun cinta kasih,

kasih cinta dan sayang. Apa indikasi buah mangga,

bentuk bulat panjang tangkainya.

Apa indikasi orang setia,

dalam hidup seiya sekata.

Apa tanda hari petang,

ufuk Barat merah warnanya.

Apa tanda orang sayang,

kekasih dilindungi berdasarkan marabahaya. Dari Palembang ke Payakumbuh,

pada Pariman jua akhirnya bertemu.

Bagaimana cinta sanggup tumbuh,

doakan dia menurut hatimu.

Anak Cina pergi ke pasar,

lewat jalan yg amat lebar.

Bagaimana cinta semakin akbar,

hadapi beliau dengan hati yg sabar.

Pantun Cinta Kasih Sayang Waktu Sore

Panjang ekor ikan pari,

walau panjang tak berduri.

Jalan-jalan sore hari,

melepas penat damaikan diri.

Baju putih ujungnya berenda,

amat cantik dipakai dara.

Hujan turun baru reda,

amat segar hirup udara. Bersorak anak hore hore,

mendapat butir salak pondoh.

Jalan-jalan sore sore,

siapa memahami bertemu jodoh.

Sudah lama ke pohon randu,

pohon randu banyak buahnya.

Sudah usang hati rindu,

menemukan belahan jiwa. Harum wanginya bunga selasih,

tersiram hujan daunnya basah.

Belahan jiwa curahan kasih,

tempat tenangkan bingung gelisah.

Jika senja berwarna merah,

saat magrib dekat tandanya.

Jika kasih sayang tercurah,

hati inipun akan bahagia. Naik tinggi gunakan tangga,

siapa yang ingin jadi pertama.

Tiada kusangka tiada kuduga,

bertemu menggunakan kekasih lama .

Pulang pagi karena ronda,

sangat mengantuk ke 2 mata.

Sekarang dia telah janda,

akan tetapi wajahnya masih manis jelita.

Pantun Cinta Kasih Sayang Yang Paling Indah

Mentari hampir terbenam,

cahayanya tak lagi memuai.

Kasih diberi sayang ditanam,

cinta sejati kan dituai.

Membuat bolu pakai loyang,

loyang ditaruh dihangatkan.

Puaskan diri menanam sayang,

bahagia jua yang kita dapatkan.

Rambut ikal jatuh tersurai,

duduk sendiri pada atas bangku.

Cinta kasih harus terurai,

lewat ungkap dan tingkah laris.

Kayu jati untuk papan,

memakunya sangat segan.

Tutur istilah sangat sopan,

orang lainpun pasti segan.

Jangan suka meniru Barat,

ikuti petunjuk berdasarkan syariat.

Jangan suka mengumbar aurat,

kekasih hatipun pasti hormat.

Taruh pulang pisau belati,

lantaran tajam misalnya duri.

Cinta kasih terdapat pada hati,

biarlah tumbuh dan berseri.

Pandawa lima dan Kurawa,

mereka masih bersaudara.

Kasih sayang terbit pada jiwa,

jika berjuang beserta-sama.

Tuan bangsawan anak priyayi,

membaca buku gunakan lentera.

Saling menghormati menghargai,

tempat tinggal tangga rukun sejahtera.

Untuk apa mawar berduri,

jika akhirnya merobek sari.

Untuk apa menang sendiri,

jikalau akhirnya seorang diri.

Dunia ini tempat cabaran,

poly pula kesengsaraan.

Hubungan cinta perlu kesabaran,

jauhlah diri berdasarkan pertengkaran.

Pantun Cinta Kasih Sayang Hakiki Dunia Akhirat

Putih putih bunga melati,

bunga melur idaman hati.

Bukanlah cinta yang sejati,

bila kekasihmu tersakiti.

Anak gabus pandai berenang,

berdasarkan tengah menuju tepi.

Hati pasti merasa tenang,

bila cintamu cinta sejati. Sarapan pagi minum susu,

satu kerat nasi ketan.

Cinta sejati bukan hawa nafsu,

cinta yg mencari keridhaan Tuhan.

Hindarkan diri berbangga-bangga,

takut nanti jadi melarat.

Bawalah kekasihmu ke telaga,

telaga senang dunia akhirat. Sembilu tajam buat menyayat,

daging sapi dikerat-kerat.

Jauhilah olehmu segala maksiat,

sebagai siksa di akhirat.

Tepung kanji buat campuran,

ambil saja satu genggaman.

Ikutilah tuntunan Quran,

sabda Nabi sebagai pegangan. Arjuna satria pandai memanah,

berdasarkan negeri antah berantah.

Agar tempat tinggal tangga sakinah,

taat pada apa yang diperintah.

Penduduk nirwana punya kemah,

dari permata yg sangat indah.

Perintah Allah mempunyai pesan yang tersirat,

mengikutinya mendapat berkah. Jarum emas pada dalam peti,

hilang satu pada taman melati.

Kasih sayang yang sejati,

membawamu bahagia sampai nanti.

Langit biru amat luasnya,

tinggi tak tercapai oleh tangga.

Bukan hanya di global,

orang iman cintanya sampai nirwana. Kancil melompat siput heran,

tupai melompat mencari makan.

Ajaklah kekasih belajar Quran,

pada Allah kita dekatkan.

Sholat tahajud menjadi tambahan,

mengerjakannya menggunakan senang .

Siapa yang dekat kepada Tuhan,

hidup senang hatinya damai. Pak tani sedang menggarap lahan,

tatapannya jauh menerawang.

Siapa yang mencintai Tuhan,

hatinya diisi menggunakan afeksi.

Kuda berlari kaki berderap,

suara terdengar semakin dekat.

Kepada Allah jua kita berharap,

semoga cinta membawa rahmat. Banyak orang mengejar harta,

nasib buruk jua yg diterima.

Cinta sejati membawa kita,

menuju surga bersama-sama.

Cukup sekian terimakasih. Pantun cinta kasih sayang. Moga kita miliki hati yg putih. Cinta mesti diridhai Sang Maha Penyayang.

Terbaru untuk tahun 2020.

Kumpulan Pantun Cinta Tahun 2020

Sebagai rasa terimakasih untuk pengunjung setia, maka saya buatkan lagi beberapa bait pantun. Moga suka ya.

kumpulan pantun cinta romantis

1. Pantun Cinta Lucu Untuk Hiburan

Sekarang yuk kita bermain pantun lucu-lucuan sekedar buat hiburan. Pantun lucu memang ngga ada matinya. Mari rasakan setiap baitnya.

Cinta Itu Memang Lucu.

[1]

Bayi cantik belajar tengkurap,

Kalau jatuh darah tersirap.

Gadis sekarang susah diharap,

Wajah putih bokong berkurap.

[2]

Santri pandai menghafal hadis,

Agar menjadi ulama hebat.

Kucoba-coba mencari gadis,

Gadis kucari janda kudapat.

[3]

Anak ayam makan pada kali,

Padi sawah sedang disemprot.

Waktu muda cantik sekali,

Setahun menikah langsung gembrot.

[4]

Bumbu dapur poly bawang,

Daging habis tinggal tulang.

Pergi merantau mencari uang,

Hati rindu ingin pulang.

[5]

Terbang tinggi kunang-kunang,

Seperti lampu membawa terang.

Kalau pulang engkau kupinang,

Rupanya engkau sudah diambil orang.

[6]

Orang desa kirim upeti,

Untuk raja yg bijaksana.

Gadis manis pujaan hati,

Yang kudapat malah ibunya.

[7]

Rendang padang enak bumbunya,

Tetap eksis sepanjang zaman.

Ada enak nikahi ibunya,

Walau tua poly pengalaman.

[8]

Baju seksi ujung berenda,

Beli pada pasar lupa dibawa.

Ada enaknya nikahi janda,

Baru nikah anak sudah dua.

[9]

Jangan suka makan ketimun,

Tak termakan buah terongnya.

Jangan senang duduk melamun,

Melamun itu banyak boongnya.

[10]

Buah pada pohon tolong ambil,

Ambil saja butir mangga.

Katanya sudah punya kendaraan beroda empat,

Rupanya punya fotonya saja.

2. Pantun Cinta Romantis Kebangetan. Spesial Untuk Yang Sudah Nikahan.

kumpulan pantun cinta

[11]

Parfum wangi kayu gaharu,

Lidi kelapa sebagai sapu.

Aduh-aduh pengantin baru,

Duduk berdua tersipu-sipu.

[12]

Ada indahnya langit yg biru,

Ditambah angin yang menderu.

Ada enaknya jadi pengantin baru,

Masuk kamar pribadi seru.

[13]

Hujan turun belum berhenti,

Jalan asyik menuju desa.

Adik anggun pujaan hati,

Bolehkah abang meminta?

[14]

Burung kutilang ke utara,

?Tuk mengejar si merpati.

Minta apa Bang bilang saja,

Jangan dipendam dalam hati.

[15]

Daun beringin amat lebatnya,

Kalau terbakar keluar asapnya.

Abang ngantuk apa obatnya,

Tolong dong kasih resepnya.

[16]

Burung platuk kaki ikatkan,

Bunga layu lupa disiram.

Kalau ngantuk aku buatkan,

Segelas kopi yang sangat hitam.

[17]

Kampung jauh terasa sepi,

Ikan berenang pada kolam.

Kalau Abang minum kopi,

Susah terpejam sampai malam.

[18]

Ada kumbang pada pohon kelapa,

Itu dia si kumbang janti.

Jadi kakak maunya apa?

Adik sungguh tidak mengerti.

[19]

Ke toko membeli tisu,

Kalau habis pergi ke pasar.

Kalau Abang cocoknya susu,

Mata mengantuk jadi segar.

[20]

bila ingin membeli tisu,

naiklah perahu sampai ke hulu.

Kalau Abang minta susu,

Yuk kita masuk pada kelambu.

Tiga. Pantun Cinta Buat Pacar Halal. Bikin Baper.

Pacaran itu haram. Kecuali kalau engkau telah menikah. Pacaran dengan pasangan sahmu.

Nah bila telah begitu, pacarannya dapat pahala. Lebih baik mesra sehabis nikah, daripada pacaran mesra, sudah nikah sengsara.

Ada beberapa pantun cinta buat dipersembahkan dalam pacar yang halal.

mencintai dan dicintai kekasih hati

[21]

Nasi kuning pada atas meja,

Minumnya menggunakan air kelapa.

Baru saja berangkat kerja,

Entah kenapa rindu tiba-tiba.

[22]

Baju batik siapa yg punya,

Jatuh satu ke atas pepaya.

Wajah cantik siapa yg punya,

Yang punya tentu saja aku .

[23]

Air mengalir dalam selang,

Sungguh jernih segar rasanya.

Bahagia bukan kepalang,

Punya engkau yang setia.

[24]

Burung dara ke utara,

Terbang melayang ke atas mega.

Hai sayang sedang apa?

Apakah engkau kangen pula?

[25]

Kalau jauh si pohon randu,

Ke mana lebah hendak berburu.

Kalau jauh terasa rindu,

Kalau dekat berpisah tidak mau.

[26]

Bukan randu sembarang randu,

Randu kubis dengan tinggi tiang.

Bukan rindu sembarang rindu,

Rindu saudara termuda cantik yang kusayang.

[27]

Bukan randu untuk jamu,

Randu akbar dalam btg.

Bukan aku rindu kamu,

Rindu malam, kapan ya datang?

[28]

Buah mengkudu telah ranum,

Tumbuh dekat pohon petai.

Kalau engkau sedang tersenyum,

bahagiaku tak pernah usai.

[29]

Prajurit gagah berani bertempur,

Badan kotor masuk lumpur.

Kepada Allah kita bersyukur,

Moga rumah tangga selalu akur.

[30]

Daun nangka telah renta,

Tempat menggantung tempat tinggal lebah. S

Kepada Allah juga meminta,

Moga tempat tinggal tangga selalu berkah.

4. Pantun cinta anak muda yg mencari separuh jiwa.

Masa muda adalah masa-masa bergelorannya cinta. Akan tetapi kadang mereka tidak pernah berpikir panjang. Yang penting fisiknya indah. Kurang memperhatikan akhlak.

Padahal dalam rumah tangga, estetika cinta itu ditentukan sang akhlak yg mulia.

[31]

Kenapa sawah poly kerbau,

Kerbau membajak bertenaga energi.

Kenapa hati selalu risau,

Lantaran jodoh belum berjumpa.

[32]

Buahnya cantik daunnya lebat,

Anak belanda memakan keju.

Anaknya manis sungguh memikat,

Sayang orang tuanya tak sepakat.

[33]

Waktu pagi minum teh tarik,

Dapur mengepul siapa mengolah.

Anaknya anggun sangat menarik,

Tapi sayang akhlaknya rusak.

[34]

Kemana hendak mencari selasih,

Minuman segar tambah melati.

Kemana hendak mencari kekasih,

Yang setia & baik hati.

[35]

Dongeng lama tentang Sinta,

Menikah dengan si Rama.

Kepada Allah aku meminta,

Kekasih hati yg setia.

[36]

Kecapi basah lima kilo,

Rakit bambu tampak menepi.

Begini susahnya jadi jomblo,

Hidup sendiri hatinya sepi.

[37]

Layangan putus jatuh ke kali,

Hutan bambu rumah panda.

Cari pasangan susah sekali,

ada yang anggun sayangnya janda.

[38]

Sarang lebah sangat tinggi,

Pohonnya patah lantaran gempa.

Cari pasangan ke mana lagi,

Ada yg bohay, anaknya 2.

[39]

Apa wajib membeli tenda,

Nanti berkemah pada hari selasa.

Apa harus mendapat janda,

Walau janda tapi montok luar biasa.

[40]

Burung perkutut burung gelatik,

Lihat sayapnya sangat indah.

Cari jodoh bukan yg cantik,

Yang penting paham mengenai agama.

5. Pantun cinta anak sekolah, cinta monyet cinta karet.

Masa sekolah ucapnya masa paling latif. Karena di sanalah awal mengenal cinta.

Padahal cintanya hanya cinta kera. Alias cinta-cintaan. Bukan cinta yg sahih.

Kecuali kalau sering mengaji, hijrah. Maka umumnya barulah mereka memahami bahwa pacaran itu haram. Haram hukumnya. Kecuali bila telah menikah.

[41]

Kue habis terdapat yang meminta,

Belang-belang kulit rusa.

Apakah ini namanya cinta,

Kalau berjumpa tak tentu rasa.

[42]

Dari utara ke selatan,

Tengah hari turun hujan.

Orang yang baik & perhatian,

Membuat hati dirundung kerinduan.

[43]

Air minum dari kali,

Kali gunung amat jernihnya.

Kalau senyum manis sekali,

Salah tingkah aku jadinya.

[44]

Adzan maghrib adzan isya

Terdengar slalu spanjang masa.

Tapi ini hanya sebuah rasa,

Mungkin saja bercampur dosa.

[45]

Gerimis turun hadir pelangi,

Kebun subur kebun ubi.

Cinta sejati harus yang syar?I,

Sesuai petunjuk menurut Nabi.

[46]

Daripada keluyuran,

Lebih baik main ke teman.

Daripada berpacaran,

Lebih baik menggapai masa depan.

[47]

Batu kali indah berjajar,

Kali mengalir airnya lancar.

Biarlah kini poly belajar,

Agar impian dapat terkejar.

[48]

Syair latif pada ujung pena,

Dicipta sang para pujangga.

Kalau jodoh tak kemana,

walau jauh pasti berjumpa.

[49]

Pulang kampung hari raya,

Jauh-jauh naik kereta.

Bagaimana akan senang ,

Kalau maksiat campuri cinta.

[50]

Anak kecil senang ngeces,

Agar bersih tolong usapkan.

Kalau engkau telah sukses,

Banyak cewek mengharapkan.

6. Pantun cinta ala santri, yang hanya santri yang mengerti.

[51]

Manis-cantik buah nangka,

Daunya hijau amat lebarnya.

Kalau engkau mubtada?

Aku ingin jadi khobar-nya.

[52]

Jalan-jalan ke tanah Arab,

Jangan lewat negeri Sodom.

Dalam cinta aku berharap,

Moga melebur bagai idghom.

[53]

Air menetes lantai basah,

Jalan setapak jalannya kecil.

Moga cinta tiada terpisah,

Seperti fi?Il dengan fa?Il.

[54]

Itu kilat apa petir,

Bercahaya tanpa bunyi.

Aku ini fail mustatir,

Walau tak terlihat, selalu terdapat.

[55]

Main-main di pancuran,

Duduk santai di bawah kelapa.

Tidak usah berpacaran,

Pacaran itu tidak boleh agama.

[56]

Belanda tiba pejuang menyerbu,

Maju terus tak pernah ragu.

Aku ingin kamu menjadi ibu,

Ibu berdasarkan anak-anakku.

[57]

Basah lantai baju batik,

Naik ke genteng gunakan tangga.

Sudah pandai jua anggun,

Itulah ciri bidadari nirwana.

[58]

Terbang tinggi burung camar,

Pantai tepi poly kelapa.

Kadang cemburu sangat samar,

Mirip seperti huruf ikhfa.

[59]

Bungkus nasi daun talas,

Cari daunnya yang relatif lebar.

Cinta kepadamu begitu jelas,

Serupa menggunakan aturan idzhar.

[60]

Jalan-jalan ke Jakarta,

Naik bis lewat pantura.

Kepada Allah aku meminta,

Moga bahagia rumah tangga.

7. Pantun cinta anak-anak yang dipersembahkan buat ayah.

Kalau ayahku selalu berkorban. Untuk kami anak-anaknya. Tentu saja pengorbanan itu begitu besar . Sehingga terkenang selalu.

Ayah adalah pejuang. Pejuang buat kebahagiaan keluarga. Bait-bait pantun ini tentunya persembahan khusus berdasarkan anak pada oleh ayah.

pantun cinta yang untuk ayah 4 bait.

[61]

Mega mendung terlihat sendu,

Hujan turun di daerah hulu.

Pada ayah saya merindu

Terkenang masa mini dahulu.

[62]

Lembah gunung ada kawah,

Kabut tipis melayah-layah.

Terasa cinta begitu mesra,

Dari tangan seseorang ayah.

[63]

Masuk rumah ucapkan salam,

Tanah luas ada pekarangan.

Ayah bekerja siang & malam,

Agar keluarga tidak kekurangan.

[64]

Hari petang dekat kolam,

Awas banyak sarang lebah.

Kadang tiba sampai malam,

Badan letih mencari nafkah.

[65]

Dari kutub datang beruang,

Beruang kutub memangsa ikan.

Ayah engkau merupakan pejuang,

Cinta ini kami berikan.

[66]

Kancil lucu tidurnya rebah,

Haus dahaga eksklusif minum.

Walau sedang susah payah,

Ayah berusaha buat tersenyum.

[67]

Baju kotor segera ganti,

Pakai parfum wangi melati.

Ayah aku berjanji pada hati,

bahagiakan kamu suatu hari nanti.

[68]

Makan bakso sambil di kunyah

Lezatnya tidak kepalang

Rindu sekali pada ayah,

Kapan ayah sanggup pulang.

[69]

Pagi hari siram melati

Malam malam pulang meronda

Moga kami jadi anak berbakti,

Membagakan ayah dan mak .

[70]

Air menetes di atas batu,

Batu pecah lantaran palu.

Doa kami pada setiap waktu,

Moga bahagia mengirimu selalu.

8. Pantun cinta yang isinya gunakan bahasa inggris. Ngerti ngga ya?

kata kata pantun

[71]

dipagi hari ada belalang

disiang hari malah bergoyang

Aku berpantun hanya bilang,

I miss you adek sayang.

[72]

Ayo ayo kita makan

Makannya dengan wafer

Ingin sekali kukatakan,

I love you forever.

[73]

Beli makanan isinya kecil

meskipun kecil namun keren

Dalam hidup diriku ini,

You are my best friend.

[74]

Sungai Musi sangat lebar,

Hari lapar pulang ke kedai.

Ingin sekali bertanya fakta,

How are you today?

[75]

Lidah pedas makan sambal,

Surya terik hidung mimisan.

Bukan saya menggombal,

You are my brightest sun.

[76]

Manis pepaya,

Pahit lempuyang.

Udah dulu ya,

See you sayang.

[77]

Pinggang sakit gunakan kemben,

Naik tinggi rumah susun.

Ini Papa udah kangen,

I?Ll go home soon.

[78]

Kicau burung terdengar riang,

Indah sekali batu ruby.

Selamat pagi sayang,

I love you my baby. .

[79]

Pasang kelambu,

Kamarnya keren.

Cintaku padamu,

Tak pernah the end.

[80]

Adonan tepung dalam loyang,

Besok pagi jual ke pasar.

Jangan lupa kakak sayang,

Nanti malam terdapat acara akbar.

9. Pantun cinta full pakai bahasa Indonesia atau Melayu Nusantara.

Pantun Melayu merupakan pantun yg paling banyak tercatat pada buku-kitab . Pantun memang telah sebagai budaya bangsa Melayu.

Baik Melayu yg tinggal di Singapore, Malaysia, maupun Indonesia. Semuanya mengenal seni berpantun.

sayang sayang

[81]

Mentari terbit tandanya siang,

Rumput tinggi namanya ilalang.

Hati sedih pikiran melayang,

Kekasih hati diambil orang.

[82]

Warna putih tepung kanji,

Seputih kembang bunga melati.

Bibir siapa pernah berjanji,

Akan setia sampai tewas.

[83]

Madu segentong kenapa tumpah,

Kalau tumpah poly ruginya.

Lisan siapa yang pernah bersumpah,

Akan setia buat selama-lamanya.

[84]

Kalau bambu jadikan tangga,

Naik ke atas tentu sanggup.

Kalau panas di tempat tinggal tangga,

Mungkin kita banyak dosa.

[85]

Penyair seringkali menciptakan madah,

Seniman kadang poly tingkah.

Kalau pada rumah banyak ibadah,

Cinta tumbuh bertambah berkah.

[86]

Badak burung tak jarang berteman,

Lidah sakit merasa hambar.

Cinta itu laksana tumbuhan,

Bisa layu sanggup juga mengembang.

[87]

Bayu bertiup ke arah selatan,

Berhembus meniup daun ilalang.

Layu cinta lantaran pengkhianatan,

Cinta lama mampu-bisa menghilang.

[88]

Tak diberi jangan meminta,

Itulah akhlak orang mulia.

Kalau memang benar cinta,

Datang saja pinang si dia.

[89]

Pulang Bangka tempatnya lada,

Pantainya putih banyak kerang.

Ingin meminang uang tak ada,

Tak dipinang nanti diambil orang.

[90]

Kembang tua cepat layu,

Tempat hinggap si belalang.

Awas jangan mudah dirayu,

Oleh lelaki si hidung belang.

10. Pantun cinta yang membicarakan rasa cemburu.

[91]

Senja hari langit memerah,

Bangau terbang tiada lelah.

Kalau aku pengen murka ,

Memangnya galat?

[92]

Mawar bunga berduri,

Inspirasi penggemar seni.

Lagi bete sendiri,

Ngga pengen ditemani.

[93]

Kain beludru dalam peti,

Taruh di atas tempatnya tinggi.

Api cemburu menguras hati,

Gugur cinta tak lama lagi.

[94]

Laut pada airnya biru,

Kalau asin tidak sanggup diminum.

Kalau aku masih cemburu

Tak mungkin bibir ini tersenyum.

[95]

Langit senja mulai memerah,

Surya bagai turun ke tepinya.

Mengapa harus murka ?

Kalau nir ada apinya.

[96]

Pohon akbar tumbuh pada hutan,

Kicau burung tidak henti-henti.

Terbakar api panas di badan,

Terbakar cemburu panas di hati.

[97]

Bebek cobek pada atas meja,

Jangan taruh pada peti.

Liat engkau cuek aja,

Cemburu saya 1/2 tewas.

[98]

Padang datar tempat berburu,

Tersandung batu terasa pedih.

Saya ini kuat cemburu,

Itulah sebabnya selalu sedih.

[99]

Langit biru terlihat merah,

Itu tandanya telah senja.

Cemburu jangan dilawan murka ,

Cemburu itu tandanya cinta.

[100]

Pipit hingga di pangkal nangka,

Tangkai mini mudah patah.

Kalau cemburu katakan saja,

Kamu membisu aku serba galat.

Pergi ke Bandung naik kereta,

Beli tiket di sini saja.

Kalau kekasih cemburu buta,

Buang beliau ke bahari aja.

11. Pantun cinta gombal akan tetapi bikin sayang.

Kamu tahu kan adalah gombal. Kata-kata rayuan yg hiperbola. Tapi banyak orang yang senang digombalin.

Ini beliau pantun gombal yang bikin beliau tambah sayang. Sebagiannya lucu, terdapat jua gombalan yang romantis. Simak saja beberapa bait dulu.

kata kata romantis pantun

[101]

Beli baju ujung bolong,

Rusak baju lantaran jahitan.

Bukan aku berkata bohong,

Cintaku padamu seluas lautan.

[102]

Kalau beli gula merah,

Cicipi dahulu sedikit saja.

Kalau adik sedang murka ,

Rasanya sempit semua global.

[103]

Pohon tua lekas tumbang,

Tempat bermain si anak kumbang.

Hanya saudara termuda pada hati saudara tertua,

Cintaku satu nir bercabang.

[104]

Satu titik 2 koma,

Baca poly berhenti dulu.

Bolehkah aku bertanya,

Jauh darimu kenapa rindu?

[105]

berdasarkan sungai datang lintah,

lintah naik ke tengah sawah.

Aku sedang jatuh cinta,

Berkali-kali ke orang yg sama.

[106]

Satu titik 2 koma,

Satu baris jangan dilupa.

Kalau boleh saya bertanya,

Kamu yang cantik milik siapa?

[107]

Petir menyahut rasa menyambar,

Langit mendung terlihat pekat.

Dag dig dug hati berdebar,

Melihat dia jalan mendekat.

[108]

Kayu roboh jadi titian,

Jalan setapak menuju hulu.

Buat engkau yg perhatian,

Moga kamu jadi jodohku.

[109]

Nyamuk terkurung pada kelambu,

Banyak cicak hendak memakan.

Demi cintaku kepadamu,

Mobil mercy saya belikan.

[110]

Kaligrafi huruf berseni,

Pajang di dinding tuk keindahan.

Entah kenapa menggunakan lidahku ini,

Makan masakanmu niscaya ketagihan.

12. Pantun cinta buat dikirimkan setiap hari.

Jatuh cinta itu setiap hari. Jangan hanya sekali.

Yang penting orang yang dicintainya satu. Jatuh cintanya berulang-ulang, hingga tua nanti.

Pantun cinta hari Senin.

[111]

Wanita hamil punya janin,

Segumpal daging tak bertulang.

Kalau tiba hari Senin,

Hati bahagia bukan kepalang.

[112]

Beriman itu kaum mukminin,

Dengan iman hidupnya berkah.

Selamat berhari Senin,

Moga rezeki makin bertambah.

Hari Selasa

[113]

Tuhan itu Maha Esa,

kepadaNya beribadah.

Walau tiba hari Selasa

Rinduku padamu tidak berubah.

[114]

Camar melayang di angkasa,

Kado latif terhias pita.

Hari ini hari Selasa,

Hatiku masih penuh cinta.

Hari Rabu.

[115]

Tahta indah oleh prabu,

Terbakar habis sebagai debu.

Kalau tiba hari Rabu,

Cintaku kok malah menggebu-gebu.

[116]

Gunung tinggi gunung merbabu,

Api hayati di ujung sumbu.

Hari khas Hari Rabu,

Lantaran kepadamu bertambah rindu.

Hari Kamis.

[117]

Baju putih bergaris-garis,

Rambut hitam disemir klimis.

Hari ini hari Kamis,

Aku kok makin optimis.

[118]

Kangkung hijau sedap ditumis,

Makan ikan tambah petis.

Kalau datang hari kamis,

Tiba-datang saya tambah romantis.

Hari Jum?At.

[119]

Terang benderang karna cahaya,

Turun gunung menuju lembah.

Hari Jum?At hari raya,

Banyak-banyak amal ibadah.

[120]

Hidup senang karena hemat,

Kaki kancil terkena jerat.

Banyak dandan di hari Jum?At,

Supaya hati makin terpikat.

Hari Sabtu.

[121]

Air mengalir di solokan,

Tutup air dari keran.

Selamat tiba akhir pekan,

Hari senang buat liburan.

[122]

Sungai deras banyak betutu,

Dibakar supaya dapat menjamu.

Memang senang pada hari Sabtu,

Bisa berkumpul sanggup bertemu.

Hari Minggu.

[123]

Pagi pagi makan bubur,

Bumbu kacang mesti dicampur.

Kalau hari, ada hari libur,

Kalau cintaku, tidak pernah luntur.

[124]

Mangga kueni, buah kedondong,

Main ke sini, dong.

13. Mencintai Alam Raya Yang Begitu Indah.

Jangan hanya perkara cinta asmara. Cinta itu luas.

Termasuk yang sangat krusial merupakan mencintai lingkungan kita. Jangan hingga lingkungan rusak. Karena begitu lingkungan rusak, maka insan juga yang mendapatkan imbasnya.

[125]

Laut dalam tepinya berbusa,

Tempat berlayar perahu bahtera.

Betapa latif pemandangan desa,

Segar udaranya, asri suasana.

[126]

Daun beringin poly dahan,

Dapat dibuat meja makan.

Alam ini anugerah menurut Tuhan,

mari sama-sama kita lestarikan.

[127]

Rusa kecil namanya menjangan,

Walau mini mukanya galak.

Jangan buang sampah asal-asalan,

Lingkungan kotor, alampun rusak.

[128]

Singa memangsa kijang memohon,

Cahaya matahari benar-benar silau.

Banyak-poly menanam pohon,

Supaya alam semakin hijau.

[129]

Badak hayati pada ujung kulon,

Ada tanduk di ketua. S

Barang siapa menanam pohon,

Akan poly mendulang pahala.

[130]

Kuda membawa sebuah pelana,

Untuk mendaki jalan ke desa.

Dari mana datangnya bala,

Bisa jadi lantaran dosa kita.

Jaga Lingkungan Sekolah dan Sekitar.

[131]

Usia kuda 1/2 baya,

Lebih tua si jerapah.

Alam desa harus terjaga,

Jangan dikotori menggunakan sampah.

[132]

Tari seudati tari saman,

Foto lama album kenangan.

Jika ingin hidup nyaman,

Jangan buah sampah sembarangan.

[133]

Jangan insan menjadi congkak,

Usia muda akhirnya petang.

Kalau lingkungan semakin rusak,

Akan poly bala tiba.

[134]

Bunga cantik lantaran nektar,

Mekar pada dahan daunnya lebat.

Selalu bersihkan lingkungan lebih kurang,

agar masyarakat selalu sehat.

[135]

Udara harum lantaran kenanga,

Benih padi banyak ditebar.

Mari kita menanam bunga,

Rumah nyaman udara segar.

14. Pantun Receh Ikan hiu, dibaca dulu biar pikiran segar.

[136]

Ikan hiu ikan layang.

Tentu i love you sayang.

[137]

Ikan hiu ikan teri.

I love you hingga tewas.

[138]

Ikan hiu ikan cakalang,

I love you ngga bilang-bilang.

[139]

Ikan hiu ikan belanak,

Kamu i love you, saya mo berak.

[140]

Ikan hiu ikan tengiri.

I love you setiap hari.

[141]

Ikan hiu makan umpan.

I love you hai ganteng .

[142]

Ikan hiu naik ke tepi.

I love you pagi ini.

[143]

Ikan hiu si kumbang janti.

I love you hingga nanti.

[144]

Ikan hiu matanya redup.

I love you seumur hayati.

[145]

Ikan hiu masuk ke kali.

I love you, sampai pada sini.

15. Pantun cinta malam hari suami istri.

[146]

Ada keris di pohon kelapa,

Manis cita rasanya buah pepaya.

Adik anggun sedang apa?

Mari tidur bersama saya.

[147]

Dunia ini sifatnya fana,

Pedang sakti menurut baja.

Tidurnya nanti saja,

Kalau mau tidur duluan aja.

[148]

Ayam turun akan bertelur,

Lari cepat dikejar kucing.

Ingin hati cepat tidur,

Tapi ketua terasa pusing.

[149]

Kalau ayam dikerja kucing,

Karena takut larinya lambat.

Kalau ketua sedang pusing,

Biar adik ambilkan obat.

[150]

Jalan-jalan ke Cianjur,

Hati bahagia hatiku riang.

Obat toko tidaklah manjur,

Inginnya dipijat olehmu sayang.

[151]

Hari libur pergi memancing,

Kail terkait pada kain.

Kalau dipijat kakak makin pusing,

Ujung-ujungnya minta yg lain.

[152]

Kalau kail terkena kain,

Lebih baik lepaskan saja.

Kalau memang minta yang lain,

Adik manis kabulkan saja.

[153]

Buah tua makin ranum,

Buah anggun berdasarkan mangga.

Dipijat saja belum,

Abang sudah minta yang ngga-ngga.

[154]

Ikan hiu ikan teri,

Kebun lama tumbuh pala.

Kita ini suami istri,

Di kasurpun mampu cari pahala.

16. Pantun Mau Tidur, Nyindir Teman dan Para Jomblo

[155]

Ikan hiu ikan teri,

Panggang satu pada atas api.

Dasar nasib lelaki beristri,

Mau tidur kamarnya rapi.

[156]

Main bola main futsal,

Perut lapar makan bolu.

Sudah menikah malah menyesal,

Tau lezat , kenapa tak berdasarkan dulu.

[157]

Anak nangis ingin jajan,

Jalan jauh sudah tak jangan lupa.

Walau tidur pada hari hujan,

Kenapa badan permanen hangat.

[158]

Pergi ke pasar beli kasturi,

Tepung tempe buat mendoan.

Ada susahnya sudah beristri,

Sebelum tidur cumbu-cumbuan.

[159]

Beras terbeli 5 kilo,

Jual padi lima kintal.

Kasihan sekali sahabat yg jomblo,

Kalau tidur memeluk bantal.

[160]

Ikan kerapu ikan buntal,

Suka berenang di tepian.

Aku tidur memeluk bantal,

Bantalnya mampu kentut tapi menyenangkan.

17. Kangen Suami, Pantunnya Mesra Sekali

[161]

Ujung pisau sangat tajam,

Untuk berburu besok lusa.

Malam-malam tak terpejam,

Hendak tidur tak sanggup-mampu.

[162]

Tanah kosong ditanam labuh,

Labuh ditanam tumbuh mengkudu.

Terkenang engkau yg jauh,

Kamu memang membuat rindu.

[163]

Kenapa pergi satu windu,

Terkirim salam pada sang bayu.

Kenapa dalam hati ada rindu,

Lantaran saya memang i love you.

[164]

Pangeran Jawa ke negeri Campa,

Gelar bangsawan mangkubumi.

Sepi sendiri pikiran hampa,

Kangen sangat pada suami.

[165]

Main batu di dekat gardu,

Lihat kembang mulai menguncup.

Jika teringat pengorbananmu,

Ingin cita rasanya hatiku dikecup.

[166]

Rhoma Irama berkelana,

Tiada yg kenal siapa dia.

Bagaimana informasi di sana,

Fokus saja dengan kerja.

[167]

Besar batang pohon meranti,

Kalau roboh menimpa padi.

Di sini saya selalu menanti,

Selalu setia apapun yg terjadi.

[168]

Ikan kolam disambar elang,

Walau dikejar tak didapatkan.

Jika malam tiba menjelang,

Rasanya elusanmu yg kuharapkan.

[169]

Sedap masakan bumbu jintan,

Luka tersayat pasang perban.

Bersyukur punya suami pengertian,

Untuk famili selalu berkorban.

[170]

Kotak ajaib jangan pindahkan,

Misteri menyimpan kekayaan.

Moga Allah selalu mudahkan,

Moga bertambah pundi kebahagiaan.

18. Pantun Pagi Hari, Semoga Tambah Rezeki

[171]

Kampung durian sedang kenduri,

Selalu berkawan tidak berkelahi.

Mari bangun pada subuh hari,

Tunaikan sholat, sujud pada illahi.

[172]

Palembang kota Sriwijaya,

Berkawan dengan negeri Campa.

Jika ingin hidup senang ,

Ibadah pada Allah jangan dilupa.

[173]

Kecap manis dalam rantang,

Ambil satu dalam genggaman.

Kecup anggun kecup sayang,

Agar kekasih terbangunkan.

[174]

Anak Melayu suka melempar,

Pergi ke pantai mencari kerang.

Pagi hari banyak istigfar,

Jiwa bersih hatipun damai.

[175]

Madu anggun menurut lebah,

Biji kacang pada tampah.

Pagi hari penuh berkah,

Bangun pagi rezeki melimpah.

[176]

Kayu tajam ditancapkan,

Burung dara terbang ke awan.

Assalamu alaikum aku ucapkan,

Untuk semua kawan-mitra.

[177]

Jalan berliku menju bukit,

Dari timur ke selatan.

Jika mentari sudah terbit,

Tanda terdapat kesempatan.

[178]

Siang hari rujak-rujakan,

Duri di jalan disingkirkan.

Urusan dunia dikerjakan,

Jangan poly dipikirkan.

[179]

Lewati selat ke Pulau Jawa,

Oleh-sang keripik mangga.

Tekad bulat pada dalam jiwa,

Mari beranjak sekuat tenaga.

[180]

Kopi manis pada atas meja,

Kayu bakar jatuh ke dipan.

Sebelum berangkat kerja,

Jangan lupa untuk sarapan.

Berdzikir Pagi Petang.

[181]

apabila ingin belajar renang,

Belajar di sungai yg membentang.

Jika ingin hayati tenang,

Jangan lupa dzikir pagi petang.

[182]

Batu keras bisa luluh,

Jika tersiram air raksa.

Untuk apa hayati mengeluh,

Mengeluh itu pasti sengsara.

[183]

Burung puyuh burung tekukur,

Air jernih dari sumur.

Banyak-banyak kita bersyukur,

Supaya hidup semakin makmur.

[184]

Dari Medan ke Sibolga,

Badan lelah naik kereta.

Cinta bukan sembarang cinta,

Cinta dari Tuhan semesta.

[185]

Tali rotan panjang sedepa,

Kalau mengikat amat kuatnya.

Jika Allah memberi cinta,

Tanda hamba akan senang .

[186]

Permai sekali alam desa,

Tanaman tumbuh di ladang sawah.

Cintailah olehmu sesama manusia,

Supaya disayang oleh Sang Pencipta.

[187]

Memasak gulai dengan panci,

Simpan air dalam tangki.

Kalau pada hati poly benci,

Hati terbakar oleh iri dengki.

[188]

Kuda gagah milik panglima,

Raja berhias menggunakan mahkota.

Kasih sayang pada sesama,

Pintu rezeki semakin terbuka.

[189]

Jalan kaki pakai terompah,

Bagai pendekar mengambara.

Untuk apa harta melimpah,

Kalau hatinya selalu sengsara.

[190]

Laut luas loka ikan,

Kupu-kupu main pada taman.

Selamat pagi aku ucapkan,

Moga sukses, sahabat-sahabat!

20. Pantun cinta buat seseorang.

Kadang kita ingin mengirimkan pantun buat seseorang. Tapi tidak tahu bagaimana cara menciptakan pantun.

Sekarang tidak perlu gundah. Lantaran di sini banyak sekali pantun yang mampu dikirimkan buat seseorang.

kumpulan pantun cinta kasih sayang

Pantun sedih buat mantan yang menikah duluan.

[201]

Malam-malam terbang kalong,

Makan butir, butir kedondong.

Aku tidak mengatakan bohong,

Kamu menikah aku murung dong.

[202]

Tajam gigi si buaya,

Kancil lari di pundaknya.

Moga engkau hayati senang ,

Dengan dia yang kamu cinta.

[203]

Habis semua tidak bersisa,

Hanya terdapat butir pala.

Pacaran kita hanya dosa,

Sekarang cintamu bisa pahala.

[204]

Raja mengirim adipati,

Datang tabib bercerita.

Cintailah dia sepenuh hati,

Jadikan beliau wanita senang .

[205]

Baju gamis baju kebaya,

Membeli satu bisa 2.

Cintai beliau dengan setia,

Lantaran itu yang diharap perempuan .

Pantun untuk suami yang kurang pengertian.

[206]

Supaya pandai hendaknya sekolah,

Belajar ilmu jangan dilupa.

Bukan hanya kamu yg lelah,

Istri pada tempat tinggal juga poly bekerja.

[207]

Mawar merah tangkai berduri,

Lebih indah bunga kenanga.

Kalau ingin dihormati istri,

Jadilah suami penuh cinta.

[208]

Bukan hanya bunga setaman,

Kembang mengembang beri keharuman.

Bukan hanya kepada teman,

Istri pula butuh perhatian.

[209]

Untuk apa membeli tangga,

Kalau belah pada ujungnya.

Untuk apa berumah tangga,

Kalau mulut pintar berdusta.

[210]

Ini ubi atau ikan,

Bukan direbus malah dipanggang.

Ini suami atau bukan,

Ada istri sporadis dipegang.

Pantun untuk istri.

[211]

Saat purnama sungai pasang,

Membagi rendang pada tempayan.

Terimakasih istriku sayang,

Telah membawa kebahagiaan.

[212]

Coba membaca huruf dieja,

Lambat laun nanti bisa.

Walau lelah tubuh bekerja,

Pulang ke tempat tinggal rasa senang .

[213]

Jalan-jalan ke pantai kuta,

Rawa bening banyak sepatnya.

Istri shalehah laksana permata,

Sangat mahal sudah mendapatkannya.

[214]

Busur kecil buat panah,

Menusuk batu besar sebongkah.

Kalau istri telah qonaah,

Rezeki sedikit sebagai berkah.

[215]

Walau mendapat ikan pari,

Lebih lezat ikan cakalang.

Walau bertemu setiap hari,

Rasa sayang tak pernah kurang.

Pantun cinta untuk perempuan .

[216]

Mawar merah tangkai berduri,

Walau berduri alangkah harumnya.

Hidung mancung wajah berseri,

Kalau boleh tahu siapa namanya?

[217]

Kain batik siapa yang punya

Dijual di pasar pada lembaran.

Wanita anggun siapa yg punya?

Masihkah dibuka registrasi.

[218]

Bulu mata terlihat lentik,

Banyak yang suka si anak manja.

Aku memang belum baik,

Tapi ingin melihatmu senang .

[219]

Sayap berbintik di kain batik,

Pempek bercampur cuka.

Sudah manis, orangnya baik.

Sudah tentu poly yang suka .

[220]

Panjang tongkat sehasta,

jatuh ke sawah padi ketan.

Apabila boleh aku meminta,

Berikan saya kesempatan.

Pantun cinta untuk sahabat.

[221]

Nelayan sibuk sedang menambat,

Perahu kayu goresan pahat.

Sangat senang punya teman,

Teman bermain sahabat curhat.

[222]

Tanah liat buat gerabah,

Terlihat ajaib terkesima.

Walau esok kita berpisah,

Persahabatan permanen utama.

[223]

Kain putih pada lemari,

Kulkas menyimpan ikan tenggiri.

Saling tolong saling memberi,

Itulah sahabat yang sejati.

[224]

Warna bagus merah magenta,

Bagai pelangi aneka rupa.

Untuk sahabatku yang tercinta,

Moga hidupmu selalu senang .

[225]

Rumput teki senang merambat,

Menembus batu serta bata.

Dibilang sahabat memang sahabat,

Tapi kenapa ada rasa cinta?

.

.

.

Dah oke pantunnya. Jika masih kurang. Tuh pada bawah masih banyak.

Anna Noor Jannah. 90\09\00