70 Pantun Cinta Yang Bikin Baper Aja Nih
Nonton persib di Kediri,
Dengar dongeng mengenai serunti.
Begini nasib punya bidadari,
Bahagia ngga berenti-berenti.
.
Pantun cinta memang tidak terdapat habisnya. Mulai dari yang romantis sampai pantun yg lucu.
Dan enaknya, seluruh pantun itu terdapat di sini. Kamu tinggal pilih mana yg paling sinkron dengan hati.
Satu lagi, ini masih mengenai pantun cinta yang bikin baper.
Kenapa bikin baper? Karena bener-bener romantis.
Apalagi jikalau yg diromantisi bukan sekedar nama yang disemogakan. Tapi benar-benar sudah terdapat pada samping kita alias sudah absah. Wah tambah berkah.
1. Kangen Pacar Halal Idaman Hati
Kalau temen engkau udah ke pelaminan, terus tiap hari kelihatan mesra, ah itu membuat hati seakan binasa.
Apalagi sang kekasih pandai membuat suasana romantis. Ya bikin baper aja para si jomblo.
Ini dia pantun yang bikin suasana tambah romantis. Kirimkan buat pacar halal, alias pasangan sah udah nikah.
1.
Teduh-teduh pulang mancing,
Kaki kotor menginjak tanah.
Aduh-aduh kepala pusing
Keinget engkau yang pada tempat tinggal .
2.
Burung dara terbang melayang,
Badannya kecil benar-benar ringan.
Bagaimana si saudara tertua sayang
Lagi kerja kok uring-uringan.
3.
Burung dara badannya ringan,
Hinggap dulu ke batang dahan.
Bukan kakak uring-uringan
Kangen engkau ga ketahan.
4.
Tengah telaga amat jelas,
Warna biru langit membentang.
Sore pula nanti pergi,
Jangan buru-buru dong bang.
5.
Sarapan pagi anget-anget,
Minum jamu segelas kurang.
Nunggu sore lama banget,
Pengen ketemu kamunya sekarang.
Udah Aku Siapin!
6.
Anak raja belajar renang,
Dalam kemah menari zapin.
Abang kerja yang hening,
Di tempat tinggal saya lagi siapin.
7.
Hujan gerimis datang menyapa,
Buah kedondong tebal dalamnya.
Adik cantik nyiapin apa,
Boleh dong abang bertanya.
8.
Ada rendang terdapat ikan,
Sedang menciptakan bumbu racikan.
Adik sedang siapin masakan,
Abang pulang kita makan.
9.
Pasang teralis bambu gantar,
Belah ujungnya lebar-lebar.
Adik manis memang pandai ,
Hati ini makin tidak tabah.
10.
Bunga tumbuh terbit kembang,
Tanah sawah ditanam bawang.
Aku sayang sama saudara tertua,
Apalagi pulang bawa uang.
2. Pantun Mesra Tambah Bikin Baper [Berbalas]
Dari mana datangnya mesra? Dari hati yang penuh cinta. Dari mana datangnya sayang? Dari hati yang punya rindu.
Apabila rindu makin menggebu, tak tahan hati ingin bertemu. Apabila telah bertemu, tidak ingin cita rasanya berpisah lagi.
Dari pagi sampai malam, ingin rasanya berdua-duaan. Walau sedang turun hujan, dingin menusuk tak dirasakan.
11.
Ikan betok sangat harum,
Lebih legit ikan cakalang.
Tok tok assalamu alaikum,
Adik anggun, nih abang pulang.
12.
Daun salam buat dayang,
Di langit timbul halilintar.
Waalaikum salam kakak sayang,
Tunggu dulu ya sementara waktu.
13.
Anak kecil beli mainan,
Main pada sawah lewat galengan.
Cium pipi kiri & kanan,
Nih saudara tertua kangen ga ketulungan.
14.
Sungai akbar poly betutu,
Sampan kecil terus melaju.
Lepaskan dulu sepatu
Jangan lupa ganti baju.
15.
Jalan-jalan ke Pantai Blanakan,
Lihat burung main di tiang.
Oke siap abang laksanakan,
Demi adik yang tersayang.
16.
Kota Subang kota nanas,
Kebun hijau poly ciplukan.
Ini bang kopi panas,
Kopi hitam kesukaan.
17.
Satu koma dua titik,
Turun hujan rintik-rintik.
Terimakasih bidadari anggun,
Kamu memang sangat baik.
18.
Kapulaga teh tarik,
Tambah sedikit gula batu.
Abang juga orang yg baik,
Selalu perhatian sama aku .
19.
Hari selasa tanam melati,
Disiram air agar berseri.
Bahagia rasa di hati,
Punya hadiah seorang istri.
20.
Ingin berkebun tak punya lahan,
Tanah sawah sungguh berlumpur.
Semua ini nikmat Tuhan,
Kepada-Nya kita bersyukur.
3. Makan Bareng Bikin Baper
Orang jatuh cinta, mabuk asmara, mesranya ga ketulungan. Bikin baper orang yang melihatnya. Seperti pantun balas-balasan di bawah ini.21.
Upin Ipin dengan Ijat,
Pergi ke kebun panjat kelapa.
Masakan saudara termuda sangat enak,
Semua ini bumbunya apa?
22.
Merah surya waktu senja,
Sungguh indah manjakan mata.
Bumbunya sih biasa aja,
Tapi dimasak menggunakan cinta.
23.
Upin lari mengejar Upin,
Badan jatuh tersangkut kain.
Sini dik abang suapin,
Biar mesra kayak yang lain.
24.
Bola lempar mainan raja,
Dari sabtu hingga senin.
Kalau lapar makan aja,
Di sini saudara termuda buat nemenin.
25.
Malam hari sujud berdoa
Hujan gerimis banyak kilatnya.
Mending makan berdua,
Supaya tambah rasa nikmatnya.
26.
Ikan telah roti telah,
Yang belum cuci tangannya.
Makan sudah ngopi telah,
Yang belum tinggal...Apa ya?
27.
Ikan telah roti telah,
Yang belum hanya kendinya.
Makan sudah ngopi telah,
Yang belum tinggal mandinya.
28.
Jika menciptakan kudapan manis keripik,
Tangan sakit sampai ke sendi.
Kalau telah lihat si cantik,
Kenapa mampu lupa mandi.
29.
Daging gulai dimakan pagi,
Kain baru di pada peti.
Abang mulai merayu lagi,
Sana mandi, aku menanti.
30.
Nelayan membawa ikan teri,
Perahu berlayar ke pulau Bali.
Baiklah wahai tuan putri,
Tunggu aku akan kembali.
4. Berduaan Di Waktu Senja
Ngobrol dengan orang yg kita cintai tidak pernah ada habisnya. Pagi, siang, apalagi di waktu malam. Ingin cita rasanya berdua-duaan. Tak ada bosannya. Apalagi pengantin baru. Tentu saja inginnya berdua melulu. Jangan beper jika kamu masih jomblo. Masih terdapat waktu buat mempersiapkan diri menuju jenjang pernikahan.
31.
Angin bertiup membawa debu,
Pelajar pulang mencari ilmu.
Hari ini rinduku menggebu
Rindu menggebu kepadamu.
32.
Kenapa angin membawa debu,
Hanya bayang-bayang yang semu.
Kenapa masih mengucap rindu,
Senja ini kan kita telah bertemu.
33.
Banyak gedung berbaris-baris,
Hanya satu latif di mata.
Banyak cewek yang anggun,
Hanya kamu yg aku cinta.
34.
Rumput teki di antara pinang,
Burung berkicau penuh irama.
Banyak lelaki datang meminang,
Hanya engkau yg saya terima.
35.
Air mengalir ke tempat rendah,
Kebun hijau tumbuh lada.
Senja ini begitu latif,
Tambah sempurna engkau terdapat.
36.
Syair pujangga di daun lontar,
Membeli domba dua dinar.
Hati ini masih bergetar,
Menatap matamu bening bersinar.
37.
Perahu sampan membawa rusa,
Jala ditebar ke tengah telaga.
Jika menyimpan sebuah rasa,
Tentu debar-debar di dalam dada.
38.
Hari cerah indah awannya,
Gubuk tua rusak atapnya.
Bibir merah siapa yg punya?
Sungguh dagi saat menatapnya.
39.
Kicau pagi suasana riang,
Burung nuri keluar sarang.
Bibir ini buat saudara tertua sayang,
Hanya untuk kamu seorang.
40.
Burung gelatik apa warnanya
Pisau keris pada atas kepala.
Bibir manis apa rasanya,
Apakah semanis rasa gula?
Lima. Pantun Bikin Baper Para Jomblo
Biasanya para jomblo merasa kelabu pada malam minggu. Lantaran saat luang banyak, tetapi hanya ditemani kesepian.
Berbeda dengan mereka yang sudah menikah, malam minggu ditunggu-tunggu. Banyak saat buat memadu api asmara.
41.
Ambil bambu relatif sebatang,
Pohon kelapa setinggi pinang.
Setiap malam minggu tiba,
Entah kenapa hatiku senang .
42.
Pita ungu 5 kilan,
Cendrawasih menurut Irian.
Malam minggu jalan-jalan
Dengan kekasih berdua-duaan.
43.
Suara keras burung pelikan,
Burung puyuh di pesawan.
Makan bareng asyik-asyikan
Asal jangan habis honor sebulan.
44.
Pempek ikan seluang,
Warna putih bagaikan awan.
Kalau capek pribadi pulang,
pada rumah kita seru-seruan.
45.
Burung camar hinggap di dahan,
Turun ke bawah mengambil ikan.
Masuk kamar pribadi rebahan,
Eh, ada si dia yang butuh pelukan.
46.
Emas perunggu daun lempuyang,
Lima kilo santan yg kental.
Malam minggu kupeluk yayang
Kasian jomblo meluknya bantal.
47.
Jalan kaki ke Telaga Remis,
Mawar mewah setinggi betis.
Setiap kali hujan gerimis,
Suasana tempat tinggal makin romantis.
48.
Kalau dara terobos angin,
Terbang melayang ke selatan.
Walau udara semakin dingin,
Bersama yayang penuh kehangatan.
49.
Burung hantu pada atas atap,
Insan berdiang di perapian.
Di balik pintu jomblo meratap,
Hidup sendiri hatinya kesepian.
50.
Luas langit bertabur awan,
Ramai orang waktu seremoni.
Sabar sabarkan hati hai jomblowan,
Akan tiba ketika bermesraan.
6. Musim Hujan Datanglah Sudah
Apa hubungannya antara pantun cinta dengan hujan? Hubungannya baik-baik saja. Jika belum paham, cobalah membaca pantun di bawah ini.
Musim hujan bukan hanya isu terkini banjir. Hujan pula isu terkini mekarnya cinta.
51.
Pujangga tua menciptakan madah,
Bersenandung dengan kata.
Musim hujan datanglah telah,
Suasana mendung setiap senja.
52.
Air menetap jadi genangan,
Menyusur malam tanpa suara.
Gerimis ini membawa kenangan,
Selalu rindu dalam kekasih usang.
53.
Sungai higienis tak menggenang,
Untuk menyiram kebun bawang.
Kekasih usang usang dikenang,
lebih baik untuk dibuang.
54.
Sisi sungai banyak tumbuhan,
Berenang-renang ke tepian.
Hujan turun membawa kesedihan,
Para jomblo hidup kesepian.
55.
Syair dibuat sangat latif,
Menuju istana kaki melangkah.
Hujan ini membawa berkah,
Apalagi buat yg sudah menikah.
56.
Siang hari menciptakan bakwan,
Sungai Kampar loka si ikan.
Masuk kamar berdua-duaan,
saling melempar kata rayuan.
57.
Kalau telah kayu-kayuan,
Tak usang lagi dibuat papan.
Kalau sudah rayu-rayuan,
Tak lama lagi buka-bukaan.
58.
Burung jalak di pohon pala,
Surya silau pagi merekah.
Sudah lezat dapat pahala,
Begitu kalau orang menikah.
59.
Dongeng peri dongeng panda,
Dengar kancil menggunakan buaya.
Suami istri saling bercanda,
Dicatat sebagai amal berpahala.
60.
Maju mundur hanya selangkah,
Waktu subuh turun ke rawa.
Wahai jomblo ayo menikah,
Jangan menunggu hingga tua.
7. Pantun Cinta Untuk Orang Yang Kecewa
Punya kekasih hati seharusnya makin semangat. Cinta & tanggung jawab mendorong seorang lebih giat. Supaya beliau mampu menyenangkan hati kekasihnya.
Namun ada juga yang kecewa lantaran kekasihnya. Hatinya pedih penuh luka. Menangis terus hingga kering air mata.
Maka pantun di bawah ini tidak mungkin bikin baper. Walaupun bagian dari pantun cinta, isinya adalah tentang orang yang kecewa.
61.
Elang putih menurut Jawa,
Cerita lutung tanah Sunda.
Hati pedih lantaran kecewa,
Si jantung hati pulang ke mana.
62.
Buah berduri pohon berduri,
Daun talas membungkus ketan.
Cinta kuberi kasih kuberi,
Dia balas dengan pengkhianatan.
63.
Bagaimana rasa tidak perih,
Luka usang pada balutan.
Bagaimana hati tak sedih,
Punya kekasih tidak perhatian.
64.
Kalau kutahu turun ke rawa,
Lebih baik mengikut raja.
Kalau kutahu akan kecewa,
Lebih baik sendiri saja.
65.
Tanah berair terdapat lintah,
Lintah tiba menurut sawah.
Orang istilah memadu cinta,
Kenyataan sama-sama kecewa.
66.
Siapa main di pancuran,
pancuran itu amat rentan.
Siapa suruh berpacaran,
Pacaran itu jalan setan.
67.
Kue lemang pada daun jati,
pancing tersangkut di daun ubi.
Kalau memang cinta sejati,
Akan mengikut ajaran Nabi.
68.
Jalan-jalan ke kota Liwa,
pergi esok hari selasa.
Pacaran itu menciptakan kecewa,
Sudah kecewa mendapat dosa.
69.
Kalau kerang punya permata,
nelayan tidak akan bekerja.
Kalau sahih memang cinta,
Lebih baik menikah saja.
70.
Sengat lebah menciptakan luka,
dekat sarang berjaga-jaga.
Dengan menikah halal cinta,
Pahala akbar mendapat nirwana.
.
.
Pengarang kieta_Annah Noer Jannah.
Begitulah. Cinta menciptakan seorang jadi romantis. Kadangkala membuat sendu. Tapi orang mengharap senang .
Masih banyak pantun lainnya. Coba baca yang kamu senang.90.09.00